HARI LIBUR YANG MENYENANGKAN DI KOTA PURWOREJO
Hari
terakhir sekolah tiba, ada 4 sahabat yang bernama Dhika,Indri,Shinta,Riko,
mereka masih duduk dibangku kelas 5 SD,
mereka berjalan pulang dari sekolah dengan wajah yang sangat gembira, mereka mendapatkan nilai yang
memuaskan . Diperjalanan mereka saling berbincang-bincang tentang liburan kali
ini.
Riko : “Teman-teman liburan kali ini kalian akan pergi
kemana? tanya Riko kepada sahabat-sahabatnya.”
Shinta : “Hmmmmmmm "Liburan kali ini aku tidak ke
mana-mana riko . Dulu, sih, rencananya mau pergi kerumah nenek. Tapi orang tua
ku tidak bisa cuti!" kata shinta.
Dhika : "Aku juga! Sebenarnya kami akan pergi berlibur
bersama dipuncak tetapi kakaku sedang sakit, jadi liburan kali ini di tunda
dulu.” sahut dhika.
Riko : “Indri kamu akan liburan kemana kali ini?”
Tanya Riko.
Indri : “Sepertinya liburanku kali ini tetap sama pergi kerumah
nenekku di Purworejo.’
Shinta :”Waaaaahhhh, asyik dong ndri, kamu bisa liburan dirumah
nenek kamu, sedangkan aku tidak bisa.”
Saat
di tengah perjalanan mereka bertemu dengan Nisya, Nisya adalah teman satu
sekolah, tetapi tidak satu kelas dengan Dhika, Shinta, Riko dan Indri. Mereka
pun pulang bersama dengan Nisya karena kebetulan Jalan pulang kerumah mereka
satu jalan.
Dhika
: “ Hay Nisya, mengapa kamu pulang sendiri.” Tanya Dhika?
Nisya : “ Iya Dhika, Ibuku tidak menjemputku, jadi
aku pulang sendiri.”
Indri : “ Liburan kali
ini kamu akan pergi kemana Nisya ?” tanya Indri?
Nisya : “
Aku akan menghabiskan Liburanku dirumah nenekku di Purworejo.” sahut Nisya.
Riko : “ Wahhhhh Nisya dan indri akan
berlibur ditempat yang sama.”
Shinta :” Senang sekali bisa berlibur di tempat yang
sama.’
Dhika :” Teman-teman aku sudah sampai rumah kalian
hati-hati dijalan ya, aku masuk dulu. ucap Dhika. “
Indri : “Kalau begitu kita berangkat bersama-sama
saja Nisya?” Bagaimana? Tanya Indri.
Riko : Ide bagus Nisya, kamu bisa bermain bersama
Indri di Purworejo nanti.”
Shinta :” Ahhhhh, kalian hanya membuatku iri saja,
aku juga ingin berlibur dirumah nenekku, tapi sayangnya.”
Riko :
“Sudah lah Shinta, jangan di sesali, siapa tau liburan tahun depan kamu bisa
pergi kerumah nenekmu bersama orang tuamu.”
Shinta :” Kamu sendiri riko, kamu mau liburan kemana,
dari tadi tanya terus?”
Indri :
“Iya riko kamu dari tadi tanya terus.”
Riko :”
Ya...liburanku
kali ini tidak harus selalu yang mengeluarkan uang. Ini hemat dan kita tetap bisa bergembira.”
Shinta : ” Riko selalu saja
begitu kalau ditanya .” jawab Shinta dengan kesal .
Karena kebetulan rumah Riko dan Shinta satu gang dan
berdampingan, akhirnya mereka berpisah di perempatan dekat lampu merah.
Tinggallah Indri dan Nisya , mereka pulang berdua dan berbincang-bincang
tentang liburan mereka yang kebutulan akan sama-sama pergi ke kota Purworejo
Indri : Bagaimana Nisya, mau tidak
besok beragkat bersama dengan keluargaku ?” tanya Indri.
Nisya : ” Mau banget ndri, tapi nanti ya
aku bicarakan dulu dengan ayah dan ibuku .”
Indri : ”Baik lah Nisya, nanti kalau
kamu suda berbicara dengan orang tuamu kamu main kerumahku ya nis.’’
Nisya : ” Oke Ndri, nanti aku akan main
kerumahmu, sudah lama sekali tidak main
kerumahmu.” sahut Nisya.
Indri dan Nisya pulang kerumahnya masing-masing.
Sesampainya Nisya dirumah, ia langsung berbicara kepada ibunya tentang Indri
yang mengajak Nisya berangkat bersama-sama saat liburan nanti ke Purworejo.
Nisya :” Ibu, besok Indri dan keluarganya
akan berlibur ke rumah neneknya , di Purworejo, Indri mengajak kita untuk
berangkat bersama-sama dari rumah ?” tanya Nisya.
Ibu Nisya :” Boleh sekali sayang, pastinya akan
asyik dan senang sekali jika kita berangkat bersama-sama dengan Indri dan
keluarganya.” sahut ibu Nisya.
Nisya :” iya Ibu, pasti akan seru sekali
jika kita berangkat bersama-sama dengan nisya dan keluarganya.”
Ibu Nisya : ” Kalau begitu kamu dan Indri rencanakan hari apa kita mau berangkat ke
Purworejo.”
Nisya :” Baiklah Ibu nanti aku akan
pergi kerumah Indri untuk membicarakannya.”sahut Nisya.
Ibu Nisya : ”Nisya apakah Indri sudah membicarakan
dengan keluarganya ,kalau akan berangkat bersama-sama?” Tanya Ibu Nisya kepada
Nisya.
Nisya :” Nisya tidak tahu Ibu, nanti
Nisya juga akan bicarakan dengan Indri.” kata Nisya.
Kemudian
Nisya pergi kerumah Indri yang tidak begitu jauh dari rumahnya, untuk
membicarakan tentang liburan mereka yang akan pergi ke Purworejo bersama-sama.
Setelah beberapa menit Nisya pun sampai dirumah Indri.
Nisya :” Assalamualaikum Indri...Indri.
panggil Nisya sembari mengetuk pintu rumah Indri.”
Indri : ” walaikumsalam Nisya ( sambil
membukakan pintu ) , ayo silahkan masuk.”
Nisya : ” Terimakasih Indri,( sembari
Nisya duduk).”
Indri :” Bagaimana Nisya, apakah orang
tuamu setuju kalau nanti kita akan berangkat ke purworejo bersama-sama?” tanya
Indri.
Nisya :” Ibuku sangat setuju dan senang
sekali Nisya, kemungkinan ayahku juga setuju, karena akan lebih seru pastinya
jika kita berangkat bersama-sama.”
Indri :” Yeeeeeeaaayyyy, aku sangat
senang sekali karena liburan kali ini aku ada temannya,” sahut Indri.
Nisya :” Lalu bagaiman adengan orang
tuamu Indri apakah mereka setuju kalu kita berangkat ke Purworejo
bersama-sama.”
Indri : ” Tentu Nisya, Ibuku sangat
senang sekali jika kita berangkat bersama-sama, kita juga bisa bermain dan
berlibur bersama nanti di Purworejo.”
Beberapa
hari kemudian Keluarga Nisya dan keluarga Indri pun berangkat ke Purworejo
bersama-sama. Rumah nenek Nisya dan Indri tidak begitu jauh, hanya berbeda
kecamatan namun masih dekat, rumah nenek Nisya beradi di Kecamatan Butuh yang
terkenal dengan khasnya yaitu, DAWET IRENG JEMBATAN BUTUH, sedangkan rumah
nenek Indri berada di Kecamatan Kutoarjo.
Setelah menempuh perjalanan hampir 16 jam , akhirnya mereka sampai di kota
Purworejo, sebelum mereka sampai rumah mereka mampir di daerah Butuh untuk
minum Dawet Ireng Khas dari purworejo.
Ibu Indri : ” Dawet ini enak sekali ya, saya baru
pertama mencobanya disini.’’ kata Ibu Indri .”
Nisya :” Iya tante dawet disini memang
enak sekali, kuliner di Purworejo memang terkenal enak tante.” sahut Nisya.
Ayah Nisya :” Bagaimana jika kita besok Jalan-jalan
bersama mengelilingi kota Purworejo ?” tanya ayah Nisya.
Ayah Indri :” Ide bagus, saya sangat setuju.”
Keesokan
harinya keluarga Nisya dan keluarga Indri pun pergi bersama-sama untuk
mengelilingi destinasi kota Purworejo. Mereka akan menikmati kuliner dari
daerah Purworejo, mengunjungi tempat pariwisata yang ada di kota purworejo dan
lainnya.
Indri :”
kemana tujuan kita hari ini?” tanya Indri.
Ayah Nisya :” kita akan pergi ke alun-alun Purworejo
dulu, kita akan menikmati kuliner disana.”
Sesampainya
di alun-alun purworejo mereka langsung menikmati kuliner khas dari Purworejo,
dan kebetulan sekali pda saat mereka menikmati kuliner di Alun-alun purworejo
disana sedang ada festival lomba tari. Mereka pun ikut berpartsipasi dengan
menonton festival tersebut.
Ibu Nisya :” Makanan khas Purworejo memang enak
sekali ya, saya kalu liburan ke Purworejo jarang sekali makan kuliner seperti
ini, paling hanya buah yang khas dari purworejo saja yang dapat saya nikmati.”
Indri :” Iya tante makanan khas
Purworejo memang enak dan bahannya juga terbuat dari bahan yang menyehatkan
tubuh kita. Ada banyak sekali kuliner khas Purworejo yang sangat enak, seperti
kue Lompong, Clorot, Kupat tahu, Sate Winong, geblek, cenil, lanting dan lainnya.
” sahut Indri.
Ibu Indri :” Benar sekali Indri ternyata di
Purworejo kota kecil mempunyai kuliner yang sangat lezat dan bergizi.” kata Ibu
Indri.
Nisya : ” Sepertinya di lapangan
Alun-alun Purworejo sedang ada acara, Bagaiman jika setelah kita makan kita
menonton sebentar.”
Indri :”
Baiklah Nisya aku sangat setuju.”
Ayah Nisya :”
Waaaahhh, ternyata sedang ada festival lomba tari dolalak disini.”
Ibu Nisya :’’ Bagus sekali ya yah tariannya,
apalagi anak-anak kecil seperti itu sudah pintar menari.”
Ayah Indri : ”
Iya Purworejon itu keren, tidak Cuma kuliner saja yang snagt terkenal disini
namun keseniannya juga sangat bagus dan menarik.”
Indri :”
Iya Ayah, keren sekali anak sekecil itu sudah pandai menari.”
Nisya :’’
Kesenian di Purworejo itu apa saja si yah? Tanya Nisya kepada Ayahnya .’
Ayah Nisya : ” Banyak sekali Nisya kesenian
di daerahPurworejo ini, ada kesenian tari tradisional seperti tari dolalak,
jaran kepang, tari jidur dan masih banyak lainnya Nisya.”
Indri : ” Disini
pariwisatanya juga bagus-bagus kan om? Tanya Indri kepada ayah Nisya.”
Ayah Nisya : ”Iya indri disini banyak
sekali pariwisata yang menarik, ada pantai jetis, ketawang, jati malang, dan
banyak sekali hutan pinus yang dijadikan destinasi wisata di Purworejo, curug
didaerah pegunungan juga sangat indah sekali pemandangannya, tempatnya pun
sejuk dan nyaman.”
Waktu sudah semakin sore, mereka lalu bergegas pulang
menuju kepantai , untuk menikmati sunset
di Pantai Jati Malang, karena cuacanya juga mendukung untuk menikmati sunset
dipantai sore hari itu.
Komentar
Posting Komentar